This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 23 Oktober 2013

efek gadget terhadap manusia 5


Karya Tulis Ilmiah
Pengaruh Perkembangan Gadget Bagi  Anak
D
I
S
U
S
U
N
O L E H :
Dhany Rizki Sahputra
( 111402105 )
Program Studi S-1 Teknologi Informasi
Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Universitas Sumatera Utara

Kata Pengantar
            Syukur Alhamdulillah, merupakan satu kata yang sangat pantas penulis ucapkan kepada Allah SWT, karena rahmat dan karunia-Nya lah penulis bisa menyelesaikan karya tulis psikologi yang bertema “ Interaksi Manusia dengan Teknologi “ dan berjudul “ Perkembangan Gadget Bagi Anak “.
            Terima kasih penulis ucapkan kepada Ibunda Filia Dina Anggraeni selaku dosen mata kuliah Pengantar Psikologi Umum, yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyusun karya tulis ilmiah ini sebagai tugas individu mata kuliah ini.
            Tak lupa penulis juga mengucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman dan semua yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan karya tulis ini.
            Saya menyadari bahwa masih sangat banyak kekurangan yang mendasar pada karya tulis ilmiah ini. Oleh karna itu saya mengundang pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kemajuan ilmu pengetahuan ini.
            Terima kasih, dan semoga karya tulis ini bisa memberikan sumbangsih positif bagi kita semua.
Medan, 19 April 2013
Penulis

DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab 1 Pendahuluan
1.1  Latar Belakang
1.2  Perumusan Masalah
1.3  Tujuan Penulisan
1.4  Manfaat Penulisan
Bab 2 Pembahasan
2.1  Pengertian Gadget
2.2  Perkembangan Gadget
2.3  Dampak dari Pengaruh Gadget Pada Perkembangan Anak
2.4  Cara Pengawasan Orang Tua Pada Anaknya dari Pengaruh Gadget
Bab 3 Penutup
3.1  Kesimpulan
3.2  Saran
Daftar Pustaka

Bab 1 Pendahuluan
1.1  Latar Belakang
            Seperti yang kita ketahui bahwa kemajuan teknologi sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia. Kemajuan teknologi membuat perubahan yang begitu besar dalam kehidupan manusia di berbagai bidang dan memberikan dampak yang begitu besar pada nilai-nilai kebudyaan. Kemajuan teknologi juga seakan-akan tidak dapat dipisahkan lagi dari kehidupan manusia. Dengan semakin berkembangnya teknologi manusia semakin mudah untuk mendapatkan berbagi informasi dari penjuru dunia.
            Teknologi diciptakan untuk mempermudah urusan manusia. Berbagai macam jenis teknologi yang tidak terhitung jumlahnya dapat kita jumpai di zaman yang modern ini. Salah satu contoh teknologi yang sangat popular adalah gadget. Sebagian besar orang pasti mengetahui gadget. Namun tidak banyak manusia yang mengerti apa yang dimaksud dengan gadget itu sendiri. Untuk itulah penulis memilih gadget sebagai pokok bahasan dalam karya tulis untuk menanmbah wawasan kepada para pembaca dan juga pada pendengar.
            Alasan lain penulis membahas gadget sebagai pokok bahasan dikarenakan peminat gadget yang sangat banyak. Beberapa tahun yang lalu gadget hanya banyak di pakai oleh para pembisnis dari kalangan menangah ke atas. Alasan mereka menggunakan gadget adalah untuk memudahkan bisnis mereka. Namun pada zaman sekarang, gadget tidak hanya dipakai oleh para pembisnis saja, banyak para remaja bahkan anak-anak pun telah banyak menggunakan gadget. Alasan para remaja menggunakan gadget karena memiliki berbagi fungsi selain untuk berkomunikasi juga untuk berbagi, menghibur dengan audio, video, gambar, game, dan lain-lain. Anak-anak sekarang makin banyak menggunakan gadget hanya untuk memainkan game.
            Untuk itu peran orang tua sangat penting dalam perkembangan teknologi yang sangat maju di zaman sekarang ini. Karena fasilitas yang disediakan oleh gadget tidak hanya menimbulkan dampak positif tetapi juga dapat menimbulkan dampak negatif juga. Penjelasan lebih lanjut mengenai dampak positif dan negatif akan kita bahas pada bagian selanjutnya.

1.2  Perumusan masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan gadget ?
2.      Bagaimana perkembangan gadget pada zaman modern saat ini ?
3.      Apa saja dampak dari pengaruh gadget pada perkembangan anak ?
4.      Bagaimana cara pengawasan orang tua pada anaknya dari pengaruh gadget ?
1.3  Tujuan Penulisan
1.      Untuk memberikan informasi mengenai gadget.
2.      Untuk memberikan informasi mengenai perkembangan gadget.
3.      Untuk memberikan informasi dari dampak pengaruh gadget pada anak.
4.      Untuk memberikan informasi bagaimana cara pengawasan orang tua pada anaknya dari pengaruh gadget.
1.4  Manfaat Penulisan
1. Untuk menambah ilmu dan wawasan pembaca mengenai gadget.
2. Untuk menambah imu dan wawasan penulis.
3. Untuk memberikan informasi-informasi yang menarik bagi pembaca.
Bab 2 Pembahasan
2.1 Pengertian Gadget
            Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang artinya perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Dalam bahasa Indonesia, gadget disebut sebagai “acang”. Salah satu hal yang membedakan gadget dengan perangkat elektronik lainnya adalah unsur “kebaruan”. Artinya, dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis.
2.2 Perkembangan Gadget
            Di zaman yang sangat modern pada saat ini perkembangan teknologi terus berkembang. Karena perkembangan teknologi akan berjalan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin tinggi. Teknologi diciptakan untuk memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan memberikan nilai yang positif. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. 
            Tablet dan smartphone ialah gadget yang paling banyak digunakan saat ini karena ukurannya yang kecil, mudah di bawa kemana-mana sehingga orang menganggap nya lebih praktis. Dibawah ini terdapat beberapa contoh tablet dan smartphone :




            Sekarang tidak hanya kalangan atas saja yang dapat memiliki tablet dan smartphone. Namun kalangan menengah juga sudah dapat memiliki sebuah tablet dan smartphone karena semakin bersaing nya di pasaran untuk membuat harga gadget semakin ekonomis. Karena itu banyak produk-produk baru yang menawarkan gadget dengan harga yang cukup murah. Karena itu lah sekarang orang dengan mudah untuk memilki sebuah gadget. Tak heran juga permainan yang dimainkan anak zaman sekarang berbeda dengan dulunya.
2.3 Dampak dari Pengaruh Gadget Pada Perkembangan Anak
            Dampak pengaruh Gadget pada perkembanan anak sangat banyak. Dampak yang diberikan dari segi pendidikan di Indonesia terbagi dua yaitu, dampak positif dan dampak negatif.
1.      Dampak positif
·         Menambah Pengetahuan
            Dengan menggunakan gadget yang berteknologi canggih, anak-anak dengan mudah dan cepat untuk mendapatkan informasi mengenai tugas nya disekoloah. Misalnya kita ingin browsing internet dimana saja dan kapan saja yang ingin kita ketahui. Dengan demikian dari internet kita bias menambah ilmu pengetahuan.
·         Memperluas Jaringan Persahabatan
      Gadget dapat memperluas jaringan persahabatan karena dapat dengan mudah dan cepat bergabung ke social media. Jadi, kita dapat dengan mudah untuk berbagi bersama teman kita.
·         Mempermudah Komunikasi
      Gadget merupakan salah satu alat yang memiliki tekonologi yang canggih. Jadi semua orang dapat dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain dari seluruh penjuru dunia.
2.      Dampak negatif
·         Mengganggu Kesehatan
            Gadget dapat mengaganggu kesehatan manusia karena efek radiasi dari teknologi sangat berbahaya bagi kesehatan manusia terutama pada anak-anak yang berusia 12 tahun kebawah. Efek radiasi yang berlebihan dapat mengakibatkan penyakit kanker.
·         Dapat Mengganggu Perkembangan Anak
      Gadget memilki fiture-fiture yang canggih seperti, kamera, video, games dan lain-lain. Fiture itu semua dapat mengganggu proses pembelajaran di sekolah. Misalnya ketika guru menerangkan pelajaran di depan salah satu siswa bermain gadget nya di belakang atau bias juga di pergunakan sebagai alat untuk hal-hal yang tidak baik.
·         Dapat Mempengaruhi perilaku Anak
      Dengan kecanggihan yang diberikan oleh gadget. Maka anak-anak dapat dengan mudah mendownload video-video yang bukan tontonannya.
·         Rawan Terhadap Tindak Kejahatan
      Setiap orang pasti ada yang memiliki sifat update di mana saja. Jadi orang ingin berbuat kejahatan dengan mudah mencari nya dari hasil update nya yang boleh dibilang terlalu sering.
2.4  Cara Pengawasan Orang Tua Pada Anaknya dari Pengaruh Gadget
            Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, orang tua harus memiliki peranan penting untuk menjaga anaknya dari pengaruh gadget. Adapun cara-cara yang harus dilakukan oleh orang tua ialah sebagai berikut :
·         Membatasi Pemakaian Gadget
      Berikan waktu-waktu yang tertentu untuk anak-anak memainkan gadget. Jangan selalu berikan gadget kepada anak-anak karena dapat mempengaruhinya.
·         Selalu Mengontrol Isi / data-data didalam Gadget
      Orang tua perlu mengontrol data-data di dalam gadget anak. Minimal sekali dalam seminggu atau mengecheck nya diam-diam.
·         Memberikan Hukuman Pada Anak
      Berikan sanksi atau hukuman kepada anak apabila telah terbukti melakukan kesalahan. Misalnya dengan minyita gadget nya.





Bab 3 Penutup
3.1 Kesimpulan
            Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Sedangkan gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang artinya perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Dalam bahasa Indonesia, gadget disebut sebagai “acang”. Salah satu hal yang membedakan gadget dengan perangkat elektronik lainnya adalah unsur “kebaruan”. Artinya, dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis.
            Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang. Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat dan teknologi baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru.
            Dengan terlalu membebaskan anak dibawah umur menggunakan teknologi yang terlalu canggih seperti gadget maka itu dapat mengubah perilaku seorang anak, untuk itu peran orang tua sangat penting.

3.2 Saran
            Orang tua harus tegas atau tidak boleh memanjakan anaknya yang umurnya dibawah 12 tahun untuk menggunakan gadget. Karena lebih banyak dampak negatif yang timbul apabila seorang anak di bawah umur telah diberikan gadget. Salah satu dampak negatif yang terjadi ialah dapat membuat anak menjadi malas, mengganggu kesehatannya dan juga dapat menyalah gunakan fungsi gadget.
            Maka sebaiknya orang tua perlu memikirkan apa yang boleh diberikan oleh anak-anaknya yang masih berumur dibawah 12 tahun. Apabila ingin memberikan nya juga haruslah selalu tetap mengontrol penggunaan gadget nya jangan terlalu berikan kebebasan yang berlebihan. Dan juga melarangnya untuk membawa gadget ke sekolah, karena bisa menghambat proses pembelajarannya di sekolah.

efek dari gadget terhadap manusia 4


Tak perlu cemas bila anak suka bermain gadget . Yang penting, terapkan aturan sejak dini dan perlakukan gadget  hanya sebagai alternatif sarana pembelajaran yang berbeda.
Gadget adalah piranti yang berkaitan dengan perkembangan teknologi masa kini. Yang termasuk gadget misalnya tablet, smartphone , netbook , dan sebagainya. Meski gadget bukan interaksi sosial tapi fitur menarik yang ditawarkan seringkali membuat anak-anak cepat akrab dengannya. Tak jarang, gadget dianggap sebagai momok bagi anak. Padahal, gadget  sama dengan benda lainnya yang memiliki dampak positif dan negatif.
Pilih Sesuai Usia
Menurut Jovita Maria Ferliana, M.Psi. , Psikolog dari RS Royal Taruma , dilihat dari tahapan perkembangan dan usia anak, pengenalan dan penggunaan gadget bisa dibagi ke beberapa tahap usia. Untuk anak usia di bawah 5 tahun, “Pemberian gadget sebaiknya hanya seputar pengenalan warna, bentuk, dan suara,” katanya. Artinya, jangan terlalu banyak memberikan kesempatan bermain gadget pada anak di bawah 5 tahun. Terlebih di usia ini, yang utama bukan gadget -nya, tapi fungsi orangtua. Pasalnya gadget hanya sebagai salah satu sarana untuk mengedukasi anak.
Ditinjau dari sisi neurofisiologis, otak anak berusia di bawah 5 tahun masih dalam taraf perkembangan. Perkembangan otak anak akan lebih optimal jika anak diberi rangsangan sensorik secara langsung. Misalnya, meraba benda, mendengar suara, berinteraksi dengan orang, dan sebagainya. Jika anak usia di bawah 5 tahun menggunakan gadget  secara berkelanjutan, apalagi tidak didampingi orangtua, akibatnya anak hanya fokus ke gadget dan kurang berinteraksi dengan dunia luar.
Yang berikutnya, otak bagian depan adalah bagian yang berfungsi memberi perintah dan menggerakkan anggota tubuh lainnya. Di bagian otak belakang, ada yang namanya penggerak. Di bagian ini, terdapat hormon endorfin yang mengatur pusat kesenangan dan kenyamanan. “Pada saat bermain gadget, anak akan merasakan kesenangan, sehingga memicu meningkatnya hormon endorfin. Nah, kecanduan berhubungan dengan ini jika dilakukan dalam jangka waktu lama dan kontinyu ,” jelas Jovita. Akibatnya, ke depannya, anak akan mencari kesenangan dengan jalan bermain gadget, karena memang sudah terpola sejak awal perkembangannya.
Dari aspek interaksi sosial, perkembangan anak-anak usia di bawah 5 tahun sebaiknya memang lebih ke arah sensor-motorik. Yaitu, anak harus bebas bergerak, berlari, meraih sesuatu, merasakan kasar-halus. Memang di gadget juga ada pengenalan warna atau games di mana orang melompat. “Namun, kemampuan anak untuk berinteraksi secara langsung dengan objek nyata di dunia luar tidak diperoleh anak. Tentu beda fungsi melompat dengan memencet tombol dengan anak sendiri yang melompat, kan?” papar Jovita.
Beradaptasi dengan Zaman
Sebetulnya, apa saja dampak positif gadget? Yang pertama, gadget akan membantu perkembangan fungsi adaptif seorang anak. Artinya kemampuan seseorang untuk bisa menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan sekitar dan perkembangan zaman. Jika perkembangan zaman sekarang muncul gadget, maka anak pun harus tahu cara menggunakannya.
“Artinya fungsi adaptif anak berkembang,” tutur Jovita. Jadi, seorang anak harus tahu fungsi gadget dan harus bisa menggunakannya karena salah satu fungsi adaptif manusia zaman sekarang adalah harus mampu mengikuti perkembangan teknologi. Sebaliknya, anak yang tidak bisa mengikuti perkembangan  teknologi bisa dikatakan fungsi adaptifnya tidak berkembang secara normal.
Namun, fungsi adaptif juga harus menyesuaikan dengan budaya dan tempat seseorang tinggal. Kalau anak tinggal di sebuah desa dimana gadget adalah barang langka, maka wajar kalau anak tidak tahu dan tidak kenal yang namanya gadget. Nilai positif lain adalah gadget memberi kesempatan anak untuk leluasa mencari informasi. Apalagi anak-anak sekolah sekarang dituntut untuk mengerjakan tugas melalui internet.
Batasi Waktu
“Anak usia di bawah 5 tahun, boleh-boleh saja diberi gadget. Tapi harus diperhatikan durasi pemakaiannya,” saran Jovita. Misalnya, boleh bermain tapi hanya setengah jam dan hanya pada saat senggang. Contohnya, kenalkan gadget seminggu sekali, misalnya hari Sabtu atau Minggu. Lewat dari itu, ia harus tetap berinteraksi dengan orang lain. Aplikasi yang boleh dibuka pun sebaiknya aplikasi yang lebih ke fitur pengenalan warna, bentuk, dan suara.
Tentunya, orangtua harus tetap mendampingi karena justru di usia di bawah 5 tahun, peran orangtua lebih dominan. Fungsi orangtua adalah menjelaskan dan membantu anak mengaitkan antara apa yang ada di gadget dengan apa yang ia lihat di dunia nyata. Misalnya, ketika gadget menampilkan warna merah, maka orangtua mengatakan, “Nah, ini warna merah,” dan seterusnya.
Orangtua juga sebaiknya mengenalkan gadget pada anak mulai usia 4 – 5 tahun. Di bawah usia itu sebaiknya jangan. Pasalnya, di usia ini, neuron saraf seorang anak sedang berkembang dan fungsi radiasi di gadget bisa sedikit menghambat pertumbuhan neoron tersebut.
Sejalan pertambahan usia, ketika anak masuk usia pra remaja, orangtua bisa memberi kebebasan yang lebih, karena anak usia ini juga perlu gadget untuk fungsi jaringan sosial mereka. Di atas usia 5 tahun (mulai 6 tahun sampai usia 10 tahun) misalnya, orangtua bisa memperbanyak waktu anak bergaul dengan gadget . “Di usia ini, anak sudah harus menggali informasi dari lingkungan. Jadi, bolehlah kalau tadinya cuma seminggu sekali selama setengah jam dengan supervisi dari orangtua, kini setiap Sabtu dan Minggu selama dua jam. Boleh main games  atau browsing mencari informasi,” jelas Jovita. Intinya, menurut Jovita, kalau orangtua sudah menerapkan kedisiplinan sedari awal, maka di usia pra remaja, anak akan bisa menggunakan gadget  secara bertanggungjawab dan tidak kecanduan gadget .
Waspada Antisosial
Bermain gadget dalam durasi yang panjang dan dilakukan setiap hari secara kontinyu, bisa membuat anak berkembang ke arah pribadi yang antisosial. Ini terjadi karena anak-anak ini tidak diperkenalkan untuk bersosialisasi dengan orang lain. Ambil contoh dua orang anak usia 5 tahun yang sama-sama tengah menunggu penerbangan bersama orangtua mereka. Salah seorang anak memegang tablet terbaru, sementara yang satunya menghabiskan waktu menunggu jadwal terbang dengan berkeliling di ruang tunggu, berkomunikasi dengan orang baru di sebelahnya, dan mengamati sekitarnya. “Dari sini bisa kita lihat, anak yang tidak memegang tablet akan mendapat lebih banyak pembelajaran secara konkret,” ujar Jovita.
Hindari Kecanduan
Kasus kecanduan atau penyalahgunaan gadget biasanya terjadi karena orangtua tidak mengontrol penggunaannya saat anak masih kecil. “Maka sampai remaja pun ia akan melakukan cara pembelajaran yang sama. Akan susah mengubah karena kebiasaan ini sudah terbentuk,” jelas Jovita. Ini sebabnya, orangtua harus ketat menerapkan aturan ke anak, tanpa harus bersikap otoriter. Dan jangan lupa, orangtua harus menerapkan reward and punishment. Kalau ini berhasil dijalankan, maka anak akan bisa melakukannya secara bertanggungjawab dan terhindar dari kecanduan. Nah, seperti apa ciri-ciri anak yang sudah menunjukkan tanda-tanda kecanduan gadget?
- Anak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bermain dengan gadget.
- Anak mengabaikan/mengesampingkan kebutuhan lain hanya untuk bermian gadget. Misalnya lupa makan, lupa mandi.
- Anak mengabaikan teguran-teguran dari orang sekitar.

efek dari gadget terhadap manusia 3

Dampak Negatif Gadget pada Manusia Muda,Remaja maupun orang tua

Bandingkan, pada masa lalu Instrumen semacam itu hanya dimilikioleh kalangan menengah keatas dan hanya di kawasan Kota-kota besar, Dapat dikatakan orang desa sangat jarang memiliki Gadget sehingga kemajuan meninggalkan mereka. Baik ketinggalan Informasi, perkembangan cakrawala, dan ketinggalan berita peristiwa yang terjadi didaerah lain dan belahan bumi lainnya.

Sisi Negatifnya, perkembangan Gadget yang juga menyentuh kalangan anak muda dan anak dalam usia sekolah, menyebabkan rendahnya minatnya belajar. Juga, kegandrungan mereka atas budaya barat tanpa melakukan proses filterisasi. Pada akhirnya, akan menggerus budaya dan moral anak bangsa. Hal itu dapat tergambar dengan sangat mudahnya mengakses gambar dan Vidio Porno Via Smartphone, Android dan I-pad.


Disisi lainnya, belum ada upaya yang sungguh-sungguh dari Kementrian Komunikasi dan informatika dalam memblokir apapun bentuk Konten yang berbau Porno, yang baru dilakukan Tifatul Sembiring tidak lebih dari seperempat dari ribuan Situs porno yang beredar di Internet. 


Sehingga, content yang belum terblokir masih sangat mudah diakses dari berbagai kalangan. Baik kalangan dewasa, maupun dari kalangan remaja.Dapak Negatifnya tidak hanya sampai disitu, bagi kalangan orang dewasa atau yang sudah berumah tangga mempermudahkan untuk selingkuh.

 Pertemanan lewat jejaring social serta berlanjut pada pertukaran Nomor Handphone, diteruskan dengan saling menelpon, yang pada akhirnya pertemuan terjadi. Sehingga berujung pada sebuah proses perselingkuhan, fenomena ini sudah hampir menjangkiti pengguna Gadget dikalangan orang dewasa.

Memang benar setiap perubahan ada sisi negatifnya, tinggal bagaimana Individu menimalisir dampak dari setiap kemajuan teknologi yang berkembang pesat, tanpa ada sebuah kekuatan untuk menghadangnya.Bandingkan, pada masa lalu Instrumen semacam itu hanya dimilikioleh kalangan menengah keatas dan hanya di kawasan Kota-kota besar, Dapat dikatakan orang desa sangat jarang memiliki Gadget sehingga kemajuan meninggalkan mereka. Baik ketinggalan Informasi, perkembangan cakrawala, dan ketinggalan berita peristiwa yang terjadi didaerah lain dan belahan bumi lainnya.Sisi Negatifnya, perkembangan Gadget yang juga menyentuh kalangan anak muda dan anak dalam usia sekolah, menyebabkan rendahnya minatnya belajar. Juga, kegandrungan mereka atas budaya barat tanpa melakukan proses filterisasi. Pada akhirnya, akan menggerus budaya dan moral anak bangsa. Hal itu dapat tergambar dengan sangat mudahnya mengakses gambar dan Vidio Porno Via Smartphone, Android dan I-pad.


Disisi lainnya, belum ada upaya yang sungguh-sungguh dari Kementrian Komunikasi dan informatika dalam memblokir apapun bentuk Konten yang berbau Porno, yang baru dilakukan Tifatul Sembiring tidak lebih dari seperempat dari ribuan Situs porno yang beredar di Internet. 
Sehingga, content yang belum terblokir masih sangat mudah diakses dari berbagai kalangan. Baik kalangan dewasa, maupun dari kalangan remaja.Dapak Negatifnya tidak hanya sampai disitu, bagi kalangan orang dewasa atau yang sudah berumah tangga mempermudahkan untuk selingkuh. Pertemanan lewat jejaring social serta berlanjut pada pertukaran Nomor Handphone, diteruskan dengan saling menelpon, yang pada akhirnya pertemuan terjadi. Sehingga berujung pada sebuah proses perselingkuhan, fenomena ini sudah hampir menjangkiti pengguna Gadget dikalangan orang dewasa.

Memang benar setiap perubahan ada sisi negatifnya, tinggal bagaimana Individu menimalisir dampak dari setiap kemajuan teknologi yang berkembang pesat, tanpa ada sebuah kekuatan untuk menghadangnya.Sisi Negatifnya, perkembangan Gadget yang juga menyentuh kalangan anak muda dan anak dalam usia sekolah, menyebabkan rendahnya minatnya belajar. Juga, kegandrungan mereka atas budaya barat tanpa melakukan proses filterisasi. Pada akhirnya, akan menggerus budaya dan moral anak bangsa. Hal itu dapat tergambar dengan sangat mudahnya mengakses gambar dan Vidio Porno Via Smartphone, Android dan I-pad.Disisi lainnya, belum ada upaya yang sungguh-sungguh dari Kementrian Komunikasi dan informatika dalam memblokir apapun bentuk Konten yang berbau Porno, yang baru dilakukan Tifatul Sembiring tidak lebih dari seperempat dari ribuan Situs porno yang beredar di Internet. Sehingga, content yang belum terblokir masih sangat mudah diakses dari berbagai kalangan. Baik kalangan dewasa, maupun dari kalangan remaja.Dapak Negatifnya tidak hanya sampai disitu, bagi kalangan orang dewasa atau yang sudah berumah tangga mempermudahkan untuk selingkuh. Pertemanan lewat jejaring social serta berlanjut pada pertukaran Nomor Handphone, diteruskan dengan saling menelpon, yang pada akhirnya pertemuan terjadi. Sehingga berujung pada sebuah proses perselingkuhan, fenomena ini sudah hampir menjangkiti pengguna Gadget dikalangan orang dewasa.

Memang benar setiap perubahan ada sisi negatifnya, tinggal bagaimana Individu menimalisir dampak dari setiap kemajuan teknologi yang berkembang pesat, tanpa ada sebuah kekuatan untuk menghadangnya.Disisi lainnya, belum ada upaya yang sungguh-sungguh dari Kementrian Komunikasi dan informatika dalam memblokir apapun bentuk Konten yang berbau Porno, yang baru dilakukan Tifatul Sembiring tidak lebih dari seperempat dari ribuan Situs porno yang beredar di Internet. 
Sehingga, content yang belum terblokir masih sangat mudah diakses dari berbagai kalangan. Baik kalangan dewasa, maupun dari kalangan remaja.Dapak Negatifnya tidak hanya sampai disitu, bagi kalangan orang dewasa atau yang sudah berumah tangga mempermudahkan untuk selingkuh. Pertemanan lewat jejaring social serta berlanjut pada pertukaran Nomor Handphone, diteruskan dengan saling menelpon, yang pada akhirnya pertemuan terjadi. Sehingga berujung pada sebuah proses perselingkuhan, fenomena ini sudah hampir menjangkiti pengguna Gadget dikalangan orang dewasa.Memang benar setiap perubahan ada sisi negatifnya, tinggal bagaimana Individu menimalisir dampak dari setiap kemajuan teknologi yang berkembang pesat, tanpa ada sebuah kekuatan untuk menghadangnya.Memang benar setiap perubahan ada sisi negatifnya, tinggal bagaimana Individu menimalisir dampak dari setiap kemajuan teknologi yang berkembang pesat, tanpa ada sebuah kekuatan untuk menghadangnya.Saat ini Perkembangan Dunia Teknologi peranti lunak sudah menembus sampai ke tingkat pedesaan, hal ini merupakan sebuah kemajuan khususnya di bidang Teknlogi Informasi. Bayangan, penduduk didaerah pedesaan sangat banyak memakai Smarphone, android , IPad, Laptop dan lan sebagainya. Sehingga memudahkan mengakses dunia Informasi.

efek dari gadget terhadap manusia 2

Waspadai Efek Gadget yang Berlebihan terhadap Kesehatan

Apakah Anda pengguna berbagai gadget secara aktif, baik untuk aktivitas belajar maupun bekerja? Atau mungkin Anda yang sudah berkeluarga melihat permainan anak-anak Anda yang sekarang sudah bergeser dari permainan tradisional ke arah permainan berteknologi tinggi. Yup, komputer, laptop, permainan video games, smartphone atau gadget-gadget canggih lainnya sepertinya sudah tidak dapat terpisahkan lagi dalam kehidupan modern ini.
Bekerja maupun bermain menggunakan gadget sepanjang hari sudah menjadi pemandangan yang umum di budaya masyarakat saat ini, namun apakah Anda tahu bahwa ternyata ada efek samping yang akan dialami dari kegiatan-kegiatan tersebut. Yuk tetap berhati-hati terhadap bahaya mengancam dari efek samping yang terjadi lewat artikel berikut.
Ada pepatah yang mengatakan bahwa mata adalah jendela dunia. Yup, semua alat-alat canggih diatas tidaklah berarti tanpa penglihatan kita, dan tahukah Anda ternyata penglihatan merupakan dampak pertama yang dirasakan. Gejala-gejala seperti mata terasa pegal, penurunan ketajaman penglihatan, sakit kepala, insomnia (sulit tidur), serta rasa lelah di seluruh tubuh yang dapat berakibat menurunnya produktivitas. Bahkan, dari beberapa penelitian disebutkan bahwa efek eksposure gadget berpengaruh pula pada sistem organ tubuh manusia yang lain seperti sistem reproduksi manusia berupa menurunnya libido, gangguan siklus menstruasi, dan gangguan hormonal.
Dr. Marilyn Goldhaber, seorang peneliti dari Kaiser Permanente Institute of California, dalam majalah Le Point (1988) melaporkan suatu penelitian yang berlangsung selama 3 tahun terhadap 1.783 wanita. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa wanita yang duduk di depan layar TV atau komputer lebih dari 20 jam dalam setiap minggunya mengalami peningkatan keguguran kandungan sebanyak 100%.  Hal ini disebabkan karena TV atau komputer, yang ketika itu masih menggunakan CRT (Tuba Katoda Ray) memancarkan radiasi elektromagnetik yang membahayakan bagi kehidupan, terutama sel tubuh kita. Seiring berjalannya waktu, telah banyak komputer atau TV kemudian menggunakan layar LED atau LCD yang memiliki tingkat emisi radiasi yang lebih rendah dibandingkan CRT. Namun kita harus tetap memperhatikan jarak ideal ketika mengoperasikan laptop atau komputer kita yakni 30 cm. Jarak ideal ini diperlukan untuk meminimalkan radiasi komputer terhadap tubuh kita.
Selain mata, tubuh pun tidak terlepas dari efek samping. Terkadang ketika kita terlalu lama duduk di depan komputer tanpa ada jeda istirahat, misalnya mengetik terlalu lama, maka tubuhpun akan terasa pegal terutama di pundak, punggung dan pergelangan tangan. Selain pegal, kesemutan pergelangan tangan adalah salah satu contoh gejala yang akan terasa.
ergonomic
Hal-hal inilah yang menjadi fokus perhatian dari ilmu Ergonomik, yaitu bagaimana memastikan suatu alat dapat secara tepat dimanfaatkan oleh penggunanya. Berikut adalah beberapa tips yang dapat dipraktekan dalam beraktivitas dengan laptop atau komputer:
  1. Mengenai kursi,
  • Aturlah posisi pinggang Anda sejauh mungkin ke belakang di kursi tersebut
  • Aturlah ketinggian kursi sehingga kaki Anda dapat menapak di lantai, dan posisi lutut sama atau lebih rendah dari posisi pinggang
  • Aturlah bagian punggung kursi sehingga dapat ditarik ke belakang sejauh sudut 100°-110°. Pastikan bagian atas dan bawah punggung disangga dengan baik.
  1. Mengenai monitor,
  • Posisikan layar kurang lebih 5 – 7 cm diatas level mata Anda
  • Posisikan bagian tengah dari layar monitor berada tepat di depan Anda
Jangan lupa untuk beristirahat selama 1-2 menit jika kita telah bekerja selama 30 menit dan mengambil waktu beristirahat selama 5 menit jika kita telah bekerja di depan komputer selama 60 menit. Tips lainnya untuk mencegah kelelahan pada mata adalah dengan mengistirahatkan dan mengubah fokus penglihatan. Caranya? Alihkan pandangan Anda dari monitor untuk sementara waktu dan lihatlah fokus lain yang berada di tempat jauh.
Wah, ternyata di saat Anda sedang asyik beraktivitas dengan TV, laptop, komputer, atau gadget lainnya, banyak hal yang terjadi pada tubuh Anda lho. Oleh karena itu, jadilah pengguna gadget yang bijaksana dengan tetap memperhatikan waktu penggunaan dan jarak yang aman bagi kesehatan.

efek daru gadget terhadap manusia 1


Dampak Gadget Bagi Manusia


Mungkin sebagian besar orang modern telah mengenal tentang gadget seperti Laptop, Balckberry, Handphone, Iphone, dan Ipad. Gadget-gadget tersebut dibuat dengan tujuan untuk membantu dalam aktivitas dan kesibukan manusia sehingga lebih mudah dalam komunikasi maupun dalam pekerjaannya. Namun ternyata tidak selalu gadget itu memberi dampak baik atau manfaat bagi manusia, ini adalah beberapa dampak yang dihasilkan dari penggunaan gadget entah disadari atau tidak.
  • Orang lebih mengingat membawa gadget dibandingkan benda lainnya
    Entah disadari atau tidak manusia itu lebih memprioritaskan gadget dibandingkan benda-benda lain yang dimilikinya ketika akan dibawa bekerja atau kesekolah atau keluar rumah. Walau sekalipun lupa dibawa gadgetnya pada hari itu maka pada hari berikutnya akan mengingat dengan baik dan akan membawanya kemanapun orang itu pergi entah dengan alasan untuk hiburan ketika sedang sabar menunggu sesuatu, untuk smsan dengan orang terdekat, dan lain-lain.
  • Menambah 1 kesibukan lain diluar kesibukan aktivitas rutin biasanya
    Dengan adanya gadget disekitar kita maka aktivitas kita jadi bertambah selain diluar kesibukan aktivitas rutin kita sehari-hari yang biasanya kita lakukan yaitu bisa jadi aktivitas sms, aktivitas menelpon, aktivitas bbm, aktifitas FB, aktivitas YM, dan aktivitas lain yang berkaitan dengan gadget. Kalo anda tidak percaya silahkan cek sendiri disekitar lingkungan anda ketika mereka bekerja mereka juga tidak lepas dari gadget mereka dan disela-sela aktivitas itu mereka dengan asyiknya juga bermain dengan gadget mereka walau hanya sebentar lalu kembali beraktivitas lagi.
  • Aktivitas yang terjadi ketika 2 orang pengguna gadget bertemu
    Mungkin anda sudah sering melihat ketika ada 2 orang pengguna gadget bertemu maka percakapan yang umumnya sering terjadi adalah
    "Bisa minta PIN BBnya gak"
    "Bisa minta no. hpnya gak"
    "Nama FB atau YM punyamu apa?"
    "Bisa kasih tahu cara buka FB atau YM gak?"
    "Kamu punya lagu baru gak? kalo ada kirim lewat bluetooth ya!!"
    "Gambar profilenya siapa nih kok aneh banget/kok keren banget?"
    "Hei kamu kenapa kok statusmu seperti itu?"
    Yang sering dijadikan topik pembicaraan sehari-hari umumnya adalah masalah yang berkaitan dengan yang ada digadget secara tdk sadar. Mungkin karena saking seringnya dilakukan jadi tidak sadar kalo yang sering dibicarain pasti sedikitnya ada kaitannya dengan gadget.
  • Orang jadi lebih sering menunduk
    Pose yang umumnya dilakukan pemilik gadget adalah duduk tenang dikursi tangan kanan menyentuh gadget bagian kiri dan tangan kiri menyentuh gadget bagian kanan lalu kepala tertuju kearah layar gadget dan  mata fokus kearah layar setelah itu mulut tiba-tiba tersenyum sendiri atau tertawa sendiri dan tak lupa jarinya bermain diatas layar touchscreen atau bermain diatas keypad dengan begitu lancar seolah-olah sudah diluar kepala tentang bagian mana saja yang harus disentuh. Karena itu para pemilik gadget itu mirip seperti peribahasa padi semakin berisi semakin menunduk jadi semakin sebuah gadget itu berisi banyak fasilitas yang bagus maka semakin banyak pemilik gadget yang merunduk untuk asyik bermain dengan gadgetnya.
  • Gadget menggantikan semua barang yang kita butuhkan
    Entah disadari atau tidak gadget sekarang menggantikan semua barang yang berguna untuk kita gunakan misalnya saja TV, dulu kita harus melihat acara-acara melalui TV namun karena ukuran TV yang cukup besar maka TV tidak dapat dibawa kemana-mana dengan mudah dan lagi TV butuh stopkontak untuk menyalakannya namun sekarang sudah ada HP TV yang memudahkan kita menonton TV dimana saja dan kapan saja kita mau. SMS&MMS yang menggantikan peran surat, HP yang menggantikan telepon kabel, multimedia yang menggantikan peran Radio dan DVD player, bahkan laptop dan komputer kini tergantikan dengan gadget Ipad dan Smart Phone, pengingat menggantikan Jam Alarm, dll. Jadi semua perangkat kuno yang harusnya diperoleh secara terpisah kini ada dalam satu benda bernama gadget atau all in one.
  • Manusia menjadi lebih kurang komunikatif
    Saya pernah mengalami kejadian dimana ketika sedang makan bersama dengan teman-teman kerja saya diwarung dipinggir jalan. Ketika makan dalam jumlah yang cukup banyak maka pastinya dibutuhkan waktu yang cukup lama oleh Penjual dalam menghidangkan makanannya sehingga kita harus menunggu sebentar sampai makanannya tiba dimeja makan. Pada saat menunggu makanan itulah semua teman-teman kerja saya langsung mengeluarkan gadget dari kantong masing-masing dan langsung menunduk dan memainkan gadgetnya masing-masing bahkan sampai-sampai salah satu dari teman kerja saya mengatakan "lho kok malah pada sibuk megang hpnya sendiri-sendiri sih". Artinya orang zaman sekarang lebih menyukai komunikasi lewat gadget dibandingkan komunikasi face to face alias langsung berhadapan sehingga aktivitas sosialnya kurang bahkan mungkin ketika sedang ada orang didekat kita bukannya malah mengajak bicara dengan orang didekatnya malah asyik komunikasi dengan orang yang jauh darinya yang sedang sama-sama pegang gadget untuk mengomentari status atau untuk komunikasi tulisan, yang artinya orang-orang disekitarnya akan dicuekin seolah tidak ada dan lebih fokus menatap layar gadgetnya.
Begitulah kira-kira sebagian dampak dari gadget terhadap orang-orang modern zaman sekarang yang entah anda sadari atau tidak. Namun tidak dipungkiri bahwa gadget ini juga membawa kita dalam keseharian kita yang membuat jarak antar manusia yang berbeda jauh berkilo-kilo meter menjadi 0 hanya dengan sebuah gadget kecil yang mampu dibawa kemana-mana. Semoga postingan ini bermanfaat bagi anda. Terima kasih sudah membaca postingan blog saya. Selamat berpuasa dan semoga diberi kelancaran untuk menuntaskan puasa selama 1 bulan penuh.